Breaking News

Jamu Nusantara: Khasiat dan Ciri Khas Setiap Daerah



IDEAJA.COM – Indonesia kaya akan ramuan tradisional yang turun-temurun dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan. Setiap daerah memiliki jamu khas dengan ciri rasa, bahan, dan cara penyajian yang unik. Mengetahui perbedaan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga memberi pengalaman baru dalam menikmati herbal nusantara.


Jamu Khas Jawa
Jawa terkenal dengan jamu berbasis temu-temuan, kencur, kunyit, dan jahe. Contoh paling populer adalah jamu kunyit asam, yang dikenal mampu meningkatkan stamina dan menjaga kebugaran. Perpaduan rasa manis asam dan aroma hangat khas Jawa menjadi identitas jamu ini.


Jamu Khas Bali
Di Bali, ramuan tradisional cenderung menggunakan rempah segar dan herba lokal seperti daun pepaya, lengkuas, dan kencur. Salah satu contoh adalah Bali’s herbal tonic, yang dipercaya membantu pencernaan dan meningkatkan energi. Penyajiannya biasanya berupa rebusan segar atau infused water.


Jamu Khas Sumatra
Sumatra dikenal dengan jamu berbasis jahe merah dan gula aren, seperti Jamu Jahe Merah Minang. Rasanya lebih pedas dan hangat, cocok untuk iklim yang lembap dan dingin di pegunungan. Ramuan ini diyakini memperlancar peredaran darah dan menghangatkan tubuh.


Jamu Khas Kalimantan
Kalimantan menggunakan bahan herbal lokal seperti kayu manis, temu putih, dan pandan wangi. Salah satu contohnya adalah ramuan herbal Dayak, yang dimanfaatkan untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Aroma harum dan rasa unik menjadi ciri khas jamu dari Kalimantan.


Dengan mengenal ciri khas tiap daerah, kita tidak hanya merasakan manfaat kesehatan, tetapi juga ikut melestarikan warisan budaya nusantara yang kaya akan pengetahuan herbal.

Type and hit Enter to search

Close